Indah Kotaku

Makan Enak Ala Blogdetik

Arsipku

kalenderku

Januari 2012
S S R K J S M
« Nop    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Indonesia Satoe!!

Slideshow

Get the Flash Player to see the slideshow.

Galeri Gambar

picture0017.jpg picture0003.jpg picture0001.jpg

Search

Menelaah Hati Nurani

Nopember 30th, 2010 by msbuster and tagged , , , , , , , , , , , , , , , ,

Cermin untuk MAWAS DIRI adalah introspeksi dan kejujuran pada diri sendiri, dan itulah yang sedang saya lakukan. Bercermin pada hati nurani dengan cahaya kejujuran pada diri sendiri.

MAWAS DIRI dalam pekerjaan sebagai seorang pendidik jugalah sangat penting, untuk tidak melakukan satu kesalahan  dan kekhilafan yang sama.

Apa yang sudah saya lakukan??

Pertanyaan yang sangat sulit untuk diri sendiri, karena segala hal yang saya lakukan, terkadang itu sangat baik dimata saya, sudah benar dipikiran saya, tetapi belum tentu benar dipikiran orang lain.

Bagaimana mengetahui apa yang telah saya lakukan?

Halaman Quisionaire yang setiap tahun harus dijawab oleh siswa, adalah salah satu media penilai diri saya. Sebelum mengisi maka selalu saya ingatkan “Jadilah siswa yang berani berbicara, tetapi dengan etika, sopan santun dan kata-kata yang sepantasnya, JUJUR saja ungkapkan apa yang kalain rasakan dan kalian lihat, TIDAK USAH TAKUT menuliskanya..!”

- Bagaimana mereka melihat saya dari segi karakter

- Bagaimana mereka melihat cara saya berpakaian

- Bagaimana mereka melihat cara saya menyampaikan materi

- Bagaimana mereka melihat mimik wajah saya

- Bagaimana mereka melihat cara saya menegur

Apakah jawaban mereka di akhir tahun 2009

” Bu cara ibu mengajar sangat mudah dimengerti”

” Bu, Jangan terlalu serius donk, kan kita jadi tegang belajarnya”

” Bu, Senyumnya ditambah ya ”

” Bu, Jangan marah-marah saja”

” Bu, Saya juga diperhatikan donk, jangan si A saja”

” Ibu sudah sangat rapi lho berpakaiannya”

………………..

Banyak sekali pandangan secara positif dan negatif yang saya terima dari siswa,  hasil keseluruhan isi Quisinaire itu akan dicetak, dan siap untuk di TELAAH.

Apa Tindakan yang saya lakukan..?

- Memilah antara jawaban karakter, cara mengajar dan sikap diri saya

- Memilah  jawaban yang bersifat memuji, mengingatkan dan menegur

Haruskah saya merasa tersinggung, sakit hati atau tidak bisa menerima Penilaian itu..?

Karena sakit hati dan dendam bukanlah karakter saya, maka itu adalah menjadi koleksi yang sangat indah menurut saya. Betapa saya bersyukur atas KEJUJURAN anak-anak muda yang berani berkata “Ibu terlalu cerewet” atau “Ibu jangan marah-marah donk”, bahkan yang berkata “Ibu, I love you :)

Itu bukan penghinaan bagi saya, tetapi satu penghargaan bahwa saya dituntut untuk menelaah hati nurani saya, bercermin pada pandangan orang lain, melakukan introspeksi diri terhadap kehadiran saya di dunia pendidikan dan Mawas Diri untuk tidak melakukan hal yang sama.

Adakah Tindakan Lanjut yang dilakukan?

Sebagai Pujian atas kemampuan saya menyampaikan materi dengan baik dan mudah untuk dimengerti oleh siswa, maka akhirnya saya memikirkan cara dan teknik mengajar yang lebih baik lagi, dengan GOAL/Sasaran di Tahun 2010 adalah peningkatan minat belajar, menulis dan pembinaan karakter, yaitu Latihan, diskusi, share dan mencipta karya baik berupa design maupun program yang bermanfaat untuk siswa dan lingkungan sekitarnya.

Sebagai Teguran atas kekurangan saya, maka saya memutuskan untuk merubah sikap, yaitu : Tetap Tersenyum, Meminimalkan emosi yang tinggi, Pendekatan emosional terhadap siswa yang  bermasalah.

Mungkinkah Hal itu berhasil?

Dan pada akhir 2010 ini, saya cukup merasakan keberhasilan atas perjuangan dan kerja keras itu. Saya tidak bisa mengatakan diri saya puas, tapi saya bangga bisa melakukannya.  Karena saya bercermin pada Pandangan Orang-orang yang jauh lebih muda daripada diri saya sendiri.

Hari ini  saya belum sempurna, tapi Cermin Introspeksi dan Kejujuran itu telah membuat saya Mawas Diri, agar saya berarti bagi diri saya sendiri dan orang lain.

2011 harus lebih baik, peningkatan mutu belajar, pengendalian emosi, menjaga sikap dan peningkatan mutu diri adalah menjadi GOAL yang harus saya  diperjuangkan. Semoga Bisa, itu adalah Harapan yang muncul

Menelaah hati nurani tak mampu untuk dilakukan sendiri, tetapi Keberanian untuk ditegur dan diingatkan oleh orang lain  adalah Cermin  untuk menolong dan melatih kita sebagai orang yang beriman untuk MAWAS DIRI, JUJUR pada hati Nurani dan berani mengambil Satu Tindakan Positif.

Hari ini memang telah tercapai, tetapi masih banyak Mimpi esok yang harus di wujudkan, Introspeksi dan Kejujuran pada Hati nuranilah yang bisa membuat kita berani berjalan menuju Mimpi  ke depan, Siap melangkah dengan lebih baik dan pasti tanpa harus melakukan kesalahan dan Kekhilafan yang sama. Mawas Diri, Sekarang atau tidak sama sekali, Kembali kepada Hati Nurani dan Kemauan berubah.

Sudahkah Anda Mawas Diri untuk Tahun 2011?

——————————————————————

Artikel  ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan Muhasabah Akhir Tahun di BlogCamp

Posted in kebiasaan baik, kontes | 12 Comments »

Tersenyum

Oktober 9th, 2010 by msbuster and tagged , , ,

Meski tersenyum itu begitu sulit

tetapi  tersenyum itu jauh lebih menyenangkan

membuat hati gembira

membuat wajah ceria

membuat orang juga tersenyum

Posted in kebiasaan baik | 5 Comments »

Im Fallin in Love

Oktober 5th, 2010 by msbuster and tagged , , , , , , ,

dsc_0009

I’m Fallin in Love

Penyanyi : Melly Goeslaw

——————————————————

Kekasihku mendekat padaku
Saat ini ku ingin secara kita berdua Telah lama disini
Andai saja aku pengantinmu, bahagia pasti di hati
Rengkuh aku bersamamu, malam ini milik kita berdua

Dan ku t’lah jatuh cinta
Ku wanita dan engkau lelaki
Perasaanku berkata, I’m fallin in love

Sang cinta mendekatlah, malam menyanggupi jadi saksi
Hati kecilku berkata, I’m fallin in love… I’m fallin in love
Andai saja aku pengantinmu, bahagia pasti di hati

Jatuh cinta ternyata memang indah, apalagi bersamamu
Walau aku tak pasti bisa, mendapatkan cintaku…

Dan ku t’lah jatuh cinta
Ku wanita dan engkau lelaki
Perasaanku berkata, I’m fallin in love

Sang cinta mendekatlah, malam menyanggupi jadi saksi
Hati kecilku berkata, I’m fallin in love…
I’m fallin in love I’m fallin in love

Artikel ini diikutsertakan dalam kontes Lagak dan Lagu di BlogCamp

Posted in kontes | 15 Comments »

Sebentuk Bibir

September 2nd, 2010 by msbuster and tagged , , , , , ,

bibir

Aku tak mampu mengikuti Irama dan detak jantung ini, nafasku  menyesakkan seluruh rongga dada dan tenggorokkan ketika perlahan kubuka Pintu kaca menuju ruang belajar di lantai 3 gedung kampusku. Dag .. Dig.. Dug…Aku semakin gelisah dan dia tersenyum manis, entahlah.. aku terpesona. Tak pernah ada yang mampu membuatku gelisah seperti ini, tanganku dingin sekali.

“Sore Pak!”  sapaku sembari duduk dan menyalakan laptop di hadapanku, dan .. ya Tuhan, dia tersenyum dengan mata yang memandangku tajam tetapi meneduhkan. Hatiku tak menentu, tersihir oleh senyuman yang tak mampu kuungkapkan dengan kata-kata, mataku tertuju hanya kepada bibir itu, mungkinkah aku jatuh cinta hanya karena sebentuk bibir?!

Suara lembut  dan kesabarannya membuatku tak bisa memejamkan mata , bibir itu terus bermain di depan mataku, lelaki muda tampan berkulit sawo matang dengan sebentuk bibir indah dan merah. Dia Begitu Ramah.

Weekend.. akan menjadi hari paling membahagiakan bagiku, sama seperti biasanya, di sebuah kursi panjang berwarna hijau di sudut kampus, aku memandangnya beristirahat dalam ruangan dingin ber-AC. Dia bersandar santai sekali di sofa di balik kaca itu, sembari menatap ke arah langit yang sedikit kelabu, ya.. sepertinya hujan akan turun, dan senyum tersungging di bibirku menikmati wajahnya, tak perduli riuh suara mahasiswa disekeliling berlomba memacu sepeda motornya menghindari hujan yang sebentar akan turun.

Aku malu sekali ketika dia berdiri di balik kaca itu dan tersenyum kepadaku  sambil melampaikan tangannya. Perutku terasa panas  menahan gejolak rasa ini. Kakiku  membeku dan kaku saat langkahnya bergerak ke arahku, padahal hujan sudah mulai turun, rasanya tak mungkin lagi menghindar. Kegelisahan melingkupi seluruh pikiranku, apakah dia tahu tindakan bodohku yang selalu menikmati wajahnya dari sudut kampus ini.

Dengan santai dia duduk disebelahku, menyapaku dengan lembut. ternyata dia menyenangkan, penuh dengan canda, bahkan tertawa lepas saat bercerita tentang keseharian dan kebiasaannya. Tak terlihat kekakuan antara dosen dan mahasiswa. Suara kami tiba-tiba hening dan dia melihatku sedang menatap matanya tajam.. aku salah tingkah dan kami terdiam. Ada getaran berbeda yang kurasakan… jantungku berdegup keras dan kami bermain dengan pikiran masing-masing.

Hujan enggan untuk berhenti, terpaksa aku menerima tawarannya mengantarku pulang, meskipun sebenarnya hatiku berbunga-bunga.  Aku tak berhenti memandang bibirnya yang membuatku jatuh cinta ketika dia berbicara di sepanjang perjalanan pulang menuju rumahku. Indah sekali malam itu bagiku.. Ah.. Sangat Indah.

Tapi emosi dan gelora cinta ini sangat menyesakkan dan menyakitkan, tak mampu kutahan perasaan yang hinggap dan merasuk kedalam jantung dan darahku. Kuambil selembar kertas putih dan kulukiskan sebentuk bibir indah disana, kuukir sebaris kalimat… “Menahan rasa Cinta ini sangat menyakitkan, dan sebentuk bibir indahmu telah membuatku jatuh di dalamnya, Aku Jatuh Cinta Padamu, meski tak pantas, tapi aku tak mampu lagi menahannya”, Akhirnya kertas itu sampai ketangannya.

seminggu berlalu dan pesan singkat di ponselku “Jangan berharap pada sebentuk Bibir ini, Karena Hatiku lebih Indah untuk kau miliki, mengapa tidak pantas?!” Kakiku gemetar dan Aku bahagia. Kau telah Menusuk Jantungku dengan Panah Cinta Tajam Yang menyakitkan ketika menahan rasa ini  tetapi  sangat Indah.

Cerita Fiksi ini ditulis untuk mengikuti Hajatan Agustus di Ceritaeka

Posted in kontes | 5 Comments »

Hati dan Perbuatan

Juni 30th, 2010 by msbuster and tagged , ,

Peribahasa : Bagai Menggelar permadani di atas jurang

Arti/Maksud : Orang yang melakukan perbuatan-perbuatan yang baik, bersahabat, menyenangkan dan pemurah sehingga dianggap sebagai orang yang baik hati, tetapi di balik kebaikan dan persahabatannya itu, dia memiliki niat untuk menjatuhkan dan menghancurkan orang lain untuk mencapai tujuan tertentu. Hal ini sangat berhubungan dengan sikap-sikap curang, atau mengandalkan segala cara untuk mencapai tujuannya, bahkan rela mengorbakan sahabat, iman, hati nurani bahkan keluarganya sendiri.

Pesan Moral: Tak perlulah menggelar Permadani indah di atas jurang, karena kita bisa terperosok ke dalam jurang itu sendiri, karena ada satu saat yang tidak tersadari bahwa kita telah menggelarnya di atas jurang. Jadilah diri sendiri dan tak perlu berpura-pura, bekerjalah dengan keringat sendiri dan berusahalah dengan semangat sendiri. Jangan Pernah menanamkan niat jahat dipikiran hanya karena ingin mencapai sesuatu dengan mengorbankan seseorang.

Peribahasa ini diikutkan dalam Kontes Menulis Peribahasa yang diadakan oleh Pakde Cholik dalam menyambung ulang tahun blogcamp yang pertama, semoga bermanfaat dan dapat menjadi satu pelajaran baik bagi kita semua.

Posted in kontes | 1 Comment »

« Previous Entries